Bikin Mencengangkan Inilah Teknologi Yamaha di MotoGP Terbaru
Bikin Mencengangkan Inilah Teknologi Yamaha di MotoGP Terbaru – Sejak dulu Yamaha telah terkenal sebagai pabrikan otomotif yang rajin menciptakan inovasi-inovasi modern. Dalam berbagai kesempatan, semua teknologi Yamaha di MotoGP terbaru selalu ditunjukan pada masyarakat. Hal ini sebagai suatu pembuktikan jika pabrikan tersebut selalu berada di bagian paling depan dalam urusan kecanggihan kendaraan.
DNA Racing
DNA racing merupakan hasil pengembangan teknologi otomotif yang diadopsi dari MotoGP. Wujud dari teknologi ini berupa desain motor yang terlihat semakin stylish dan gagah. Selain itu distribusi bobot tubuhnya ditekankan pada bagian depan, sehingga setiap pengendara tetap bisa melajukan motornya dengan stabil meski sedang berada di tikungan.
Di Indonesia, teknologi DNA racing ini telah diaplikasikan terhadap motor tipe YZF-R15 dan tipe YZF-R25. Keduanya merupakan produk dari Yamaha R-Series. Selain itu, motor ini juga dianggap sebagai kampiunnya motor sport di tanah air dan berada pada kasta paling tinggi di ajang balap MotoGP.

Foating Front Disc Brake dan Biggest Tube Frong Suspension
Teknologi MotoGP lainnya yang berhasil diciptakan Yamaha adaah sistem pengereman yang dilengkapi dengan cakram dari jenos floating dengan ukuran 398 mm dan 2 pot kaliper. Hasil dari penggunaan teknologi Yamaha di MotoGP ini adalah kinerja rem yang makin maksimal.
Selain itu, ada inner tube suspensi di bagian depan yang memiliki ukuran 41 mm. Ukuran ini merupakan yang terbesar dikelasnya dan mampu menghasilkan sistem handling yang makin stabil dan mantap ketika digunakan menikung dalam kecepatan yang tinggi. Kemudian untuk menghadirkan kenyamanan yang lebih sempurna, dilengkapi perangkat anti locking breaking system (ABS).
Dual Predator Head Light
Dual predator head light merupakan sebuah konsep teknologi desain motor Yamaha membuat tampilannya terlihat makin agresif terutama pada bagian depan. Hal ini berhubungan dengan teknik pemasangan lampu di posisi yang unik. Sehingga pencahayaan yang dihasilkan akan jadi lebih fokus, tajam, dan terang.
Konsepnya meniru perilaku hewan pemangsa yang selalu siap untuk menerkam mangsa yang ada dihadapannya. Hasil sorotan lampunya sangat optimal, meski sedang dipacu pada malam hari atau berada di tempat gelap dan minim pencahayaan.
Superbike Engine
Pengembangan teknologi motgp pada Yamaha berikutnya disebut superbike engine. Melalui teknologi tersebut, Yamaha YZF-R25 yang memiliki kapasitas mesin 250 cc dapat dilajukan oleh pengendaranya dengan kecepatan maksimal di ajang balap. Perabot liquid cooled 4 yang dipadu dengan 2 silinder merupakan faktor yang menjadikan performa pada mesin meningkat tajam.
Mesin tersebut juga disemati perabot lainnya yang masih saling berkaitan, yaitu direct drive camshaft 8 katup. Ruang bakar kompresinya sangat tinggi dengan saluran intake model down draft, forged piston, diasil cylinder, pendingin cairan serta independen injector yang memiliki 8 lubang.
Semua perangkat tersebut merupakan teknologi Yamaha di MotoGP yang mampu membuat kendaraan tampil semakin kuat dan garang. Tenaga terbesar yang dihasilkan dapat mencapai 35,54 dk atau 26,5 kw di putaran 12.000 rpm dengan torsi 22,1 nm di putaran 10.000 rpm.