Sekilas Tentang Teknologi Yamaha MotoGP yang Super Canggih

Sekilas Tentang Teknologi Yamaha MotoGP yang Super Canggih

Sekilas Tentang Teknologi Yamaha MotoGP yang Super Canggih – Teknologi Yamaha MotoGP terus berkembang dan berinovasi tiada henti. Di arena balap MotoGP Yamaha dan Honda bersaing untuk menjadi yang terbaik. Sejak Valentino Rossi bergabung Yamaha semakin memperkuat superior Yamaha di arena balap MotoGP. Di tahun 2016 Yamaha gagal meraih gelar juara dunia tetapi dua pembalap utamanya berhasil duduk di peringkat dua dan tiga klasemen musim balap 2016. Massimo Meregalli yakin bahwa pada musim kompetisi 2017 motor Yamaha M1 memiliki performa lebih powerful dibandingkan musim kompetisi 2016.

            Sesumbar Massimo Meregalli bukan isapan jempol belaka. Pada dua seri pembuka di tahun 2017 Yamaha berhasil mencetak prestasi mengagumkan. Di Losail Qatar sebagai seri pembuka MotoGP 2017 Maverick Vinales berhasil meraih gelar juara pertama. Valentino Rossi yang start di urutan ketujuh tak kalah mengagumkan dengan berhasil finish di urutan ketiga. Pada kompetisi berikutnya di sirkuit Termas de Rio Hondo Argentina duo pembalap tim Yamaha kembali meraih podium. Maverick Vinales di podium pertama dan Valentino Rossi pada podium kedua.

Sekilas Tentang Teknologi Yamaha MotoGP yang Super Canggih
Sekilas Tentang Teknologi Yamaha MotoGP yang Super Canggih

Teknologi Yamaha MotoGP dari Generasi ke Generasi

Generasi Pertama

            YZR-M1 masih memakai sasis Yamaha YZR 500. Para insinyur Yamaha fokus pada pengembangan mesin 4 Tak. Pembalapnya adalah Max Biaggi dan Carlos Checa.

Generasi Kedua

                Valentino Rossi mulai bergabung dengan tim Yamaha dan membawa serta kepala mekaniknya di tim Honda, Jeremy Burgess yang menjadi tempat bernaung sebelumnya. Pada perkembangannya Burgess banyak membantu tim Yamaha racing untuk menghasilkan motor terbaik dalam kompetisi MotoGP. Pada masa ini berbagai kelemahan YZR-M1 seperti sistem pengereman, keseimbangan ketika perpindahan gigi mulai disempurnakan dan dimodifikasi.

Generasi Ketiga

            Agenda utama pada generasi ketiga ini adalah melakukan modifikasi pada tenaga mesin, sasis dan adaptasi ban. YZR-M1 mulai meredup pamornya ketika Valentino Rossi cederas.

Generasi Keempat

            Yamaha kembali merombak ulang motor dari nol. Adanya peraturan baru dari federasi balap roda dua dunia (FIM) bahwa kapasitas motor harus diturunkan dari 990 cc menjadi 800 cc membuat Yamaha berupaya memproduksi motor terbaik dengan segala modifikasinya. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pengaruh kreativitas Valentino Rossi dan Jeremy Burgess sangat berperan dalam keberhasilan tim Yamaha Motoracing. Berkat ide brilian dan sumbangsih pemikiran mereka berdua YUZR-M1 800 cc menjadi lebih user friendly, tetap melaju kencang tetapi lebih mudah dikendalikan.

Generasi Kelima

            Teknologi Yamaha MotoGP generasi kelima bisa disebut sebagai generasi terbaik. YZR-M1 terbukti berhasil mencetak prestasi yang mengagumkan tanpa perubahan signifikan. Generasi kelima ini ditandai dengan sempat hengkangnya Valentino Rossi dari Yamaha pindah ke Ducati sebelum akhirnya kembali bergabung pada Tahun 2013.

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

phone sms wa Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 081310393911 bbm Invite Pin BBM kami : D9C3F9D5