Kenali dan Dekati Teknologi Yamaha Genesis untuk Performa Menawan
Yamaha dan Teknologi Otomotif
Kenali dan Dekati Teknologi Yamaha Genesis untuk Performa Menawan – Teknologi Yamaha Genesis adalah suatu bukti nyata bahwa Yamaha dan inovasi teknologi tidak dapat dipisahkan. Yamaha selalu berupaya menghadirkan inovasi dan teknologi dalam produk-produk otomotif terbarunya. Inovasi teknologi yang diaplikasikan tidak hanya menampilkan perubahan pada rangka bodi yang dinamis dan trendy. Tetapi juga pada teknologi mesin dan kelistrikan untuk menampilkan performa pacu luar biasa serta penghematan bahan bakar.
Teknologi Yamaha Genesis merupakan teknologi 5 klep per piston. Teknologi valve atau klep ini sebenarnya telah diperkenalkan Yamah sejak tahun 1984 silam. Pada awal penerapannya Yamaha mengaplikasikan 3 klep isap (intake) dan dua kleo exhaust (klep buang). Pada mesin inline 4 silinder terjadi perubahan dengan adanya kemiringan 45 derajat ke depan.

Mengenal Yamaha Genesis Lebih Dekat
Teknologi Yamaha genesis adalah bukti keseriusan Yamaha menggarap kelas 4 Tak seperti yang dilakukan Honda, Suzuki dan Kawasaki. Selama ini Yamaha dikenal fokus menggarap kelas dua tak seperti yang berlaga di kompetisi balap YZR500 dan RD 250. Tak mau ketinggalan di dunia otomotif maka Yamaha pun mulai membenahi sistem teknologi motor empat taknya.
Departemen Research & Development Yamaha mulai merintis inovasi terbaru. Di awal developmentnya Yamaha Genesis mengaplikasikan 7 Klep/Valve dengan teknik 4 isap dan 3 buang. Namun rekayasa ini tidak lagi dilanjutkan sebab desainnya terlalu kompleks sehingga dikhawatirkan menghambat produksi secara besar-besaran. Tak putus asa Yamaha pun menemukan sistem yang dianggap lebih efisien yaitu teknik 6 valve/klep dengan metode 3 isap dan 3 buang. Namun pada perkembangannya terjadi banyak masalah pada konfigurasi 6 klep seperti masalah desain kubah piston yang kacau berantakan dan costnya dihitung-hitung membengkak menjadi sangat tinggi. Hal ini akan berpengaruh terhadap harga jual dan pemasaran.
Pada akhirnya teknologi Yamaha Genesis menerapkan teknik 5 valve, yaitu metode tiga isap dan dua buang. Metode ini terbukti lebih efisien dan optimal dalam menghasilkan performa mesin yang cemerlang. Keberhasilan ini ditunjang oleh proses rekayasa bahan bakar yang lebih efektif. Dengan aplikasi klep isap intake valve yang lebih banyak maka campuran udara dan bahan bakar lebih berlimpah. Akibatnya tenaga yang dihasilkan lebih besar.
Faktor lainnya adalah karena lubang intake 3 valve lebih sempit dibandingkan lubang intake 2 valve pada diameter yang sama. Hasilnya secara otomatis aliran udara akan terhisap lebih cepat ke dalam ruang pembakaran. Hasilnya teknologi ini menghasilkan motor yang bertenaga sekaligus hemat energi karena kebutuhan bahan bakar bisa ditekan sedemikian rupa.
Produk pertama Yamaha yang mengaplikasikan teknologi genesis adalah Yamaha FZ750 genesis. Produk ini terbukti sukses di pasaran karena diaplikasikan hingga tahun 2009 sebelum digantikan teknologi lebih canggih yaitu crossplane crankshaft.